Waras Berkarier : Belajar dari Tafsir Jalalain saat dunia mulai menipu
Foto asli Pernahkah Kita memperhatikan bagaimana atmosfer dunia karier di organisasi/instansi hari ini berputar? Di era hustle culture yang serba cepat ini, kita dikepung oleh narasi pencapaian. Media sosial memamerkan promosi jabatan, kartu nama dengan titel mentereng, hingga ruang karier eksekutif yang mewah. Secara tidak sadar, standar kesuksesan kita bergeser. Berkarier di organisasi bukan lagi sekadar mencari pengalaman, melainkan ajang pembuktian diri untuk kekuasaan. Dalam prosesnya, tidak sedikit orang yang terjebak dalam sindrom "gila jabatan". Demi sebuah kursi kepemimpinan atau pengakuan dari temen karier, etika mulai digeser, sikut sana-sini menjadi lumrah, dan waktu ibadah sering kali dikorbankan dengan alasan "demi profesionalitas". Hal seperti itu ternyata sudah diperingatkan dalam Tafsir Jalalain. Hal Menarik dalam penafsiran Surah Fatir ayat 5 kitab klasik Tafsir al-Jalalain karya Imam Jalaluddin al-Mahalli dan Imam Jalaluddi...